Pernah nggak sih kamu ngerasa area kerja kamu sumpek gara-gara keyboard yang terlalu gede? Atau malah ngerasa ribet karena keyboard kamu kekecilan dan bikin tombol-tombol penting jadi lebih sering typo? Nah, buat kamu yang lagi fokus jadi content creator—baik itu video editor, desainer grafis, penulis naskah, atau bahkan social media manager—memilih ukuran keyboard mechanical yang pas itu penting banget. Bukan cuma buat gaya-gayaan aja, tapi juga soal kenyamanan, efisiensi kerja, dan produktivitas jangka panjang.
Daftar Isi:
ToggleMungkin kamu udah sering pindah-pindah layout keyboard sampai nemu yang paling cocok, dan kali ini saya akan bantu kamu dengan menjelaskan berbagai jenis ukuran keyboard mechanical yang bisa kamu pertimbangkan, lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya. Kita akan ngobrol soal keyboard full-size sampai 40%, dan membantu kamu menemukan ukuran keyboard mechanical yang paling cocok untuk kebutuhan produksi konten.
Baca Artikel SelengkapnyaUkuran Keyboard Mechanical
Kalau kamu adalah seorang content creator yang sering bekerja lewat PC atau laptop, dan membutuhkan keyboard untuk membantu produksi konten, mungkin pembahasan ukuran keyboard mechanical ini sangat penting buat kamu. Pasalnya, dengan mengetahui ukuran keyboard mechanical maka kamu bisa lebih nyaman dan efisien dalam memproduksi konten. Yuk, kita lihat apa saja ukuran keyboard mechanical yang paling pas buat content creator!
1. Full-Size (100%): Lengkap Tapi Makan Tempat

Kalau kamu suka keyboard yang punya semua tombol lengkap—termasuk numpad, tombol navigasi, dan deretan F1-F12—ukuran keyboard mechanical full-size bisa jadi bahan pertimbangan yang paling pas. Biasanya total tombolnya sekitar 104 sampai 108. Ukuran keyboard mechanical jenis ini cocok banget buat kamu yang sering kerja pakai Excel, atau butuh shortcut kompleks buat editing di software seperti Adobe Premiere, After Effects, atau bahkan Blender.
Tapi jujur aja, buat saya pribadi yang punya meja sempit dan banyak peralatan konten lain seperti mic dan drawing tablet, keyboard 100% ini kadang bikin meja terasa sumpek. Apalagi kalau kamu sering pakai mouse, jaraknya jadi agak jauh karena numpad makan tempat.
Plus-minus keyboard full-size:
- Cocok untuk editing, spreadsheet, dan pekerjaan administratif
- Sangat pas kalau kamu butuh banyak shortcut keyboard dalam satu waktu
- Sayangnya, makan tempat dan kurang portable
2. Tenkeyless (TKL – 80%): Ukuran Favorit Para Content Creator
Nah, ini salah satu ukuran keyboard mechanical yang paling populer di kalangan content creator—ukuran TKL atau Tenkeyless. Sesuai namanya, keyboard ini menghilangkan bagian numpad, tapi tetap mempertahankan tombol F-row, navigasi, dan arrow keys.
Karena lebih compact dari full-size, ukuran keyboard mechanical versi TKL ini bikin ruang buat mouse makin luas, cocok banget buat kamu yang kerja multitasking antara keyboard dan mouse. Apalagi kalau kamu anak desain atau suka ngedit pakai software grafis—duduk berjam-jam jadi nggak terasa pegal karena posisi tangan lebih ergonomis.
Kenapa TKL cocok buat kreator?
- Tetap punya tombol navigasi dan F1-F12
- Lebih ramping, jadi enak buat meja kecil atau portable
- Shortcut editing masih bisa optimal tanpa ribet layer-layer
3. 75%: Semua Ada, Tapi Lebih Rapat

Kalau kamu butuh keyboard yang lebih ringkas dari TKL tapi masih butuh F-row dan tombol panah, ukuran keyboard mechanical 75% bisa jadi jawaban yang paling tepat. Layout-nya sedikit lebih rapat, jadi semua tombol kayaknya “nempel” satu sama lain. Pakai ukuran keyboard mechanical yang satu ini kadang butuh waktu adaptasi, apalagi buat kamu yang sering typo kalau jarak tombolnya sempit.
Tapi sisi positifnya, keyboard 75% ini cakep banget secara desain dan cocok buat kamu yang suka aesthetic setup buat konten. Banyak keyboard custom juga tersedia dalam format ini, jadi kamu bisa pilih warna keycaps sesuai branding atau gaya personal kamu.
Yang harus dipertimbangkan sebelum beli keyboard ini:
- Fitur lengkap tapi lebih hemat tempat
- Penempatan tombol lebih padat, jadi butuh adaptasi
- Cocok buat kamu yang kerja multitasking tapi tetap butuh meja rapi
4. 65%: Ukuran Ideal Buat Editing Ringan & Desain
Kalau kamu nggak terlalu butuh tombol F1–F12 tapi masih pengen arrow keys dan beberapa tombol navigasi, ukuran 65% bisa jadi pilihan solid. Buat saya pribadi, ini salah satu ukuran keyboard mechanical yang paling nyaman karena fungsionalitasnya tetap oke dan bentuknya jauh lebih ringkas.
Saya biasa pakai layout 65% buat kerja harian, dari ngedit konten TikTok, bikin desain thumbnail, sampai nulis caption. Dengan arrow keys yang masih ada, penggunanya tetap bisa navigasi teks dengan mudah tanpa harus pakai mouse.
Keunggulan keyboard 65%:
- Masih punya arrow keys dan beberapa tombol navigasi
- Cocok buat kreator yang lebih sering nulis atau edit konten sosial media
- Ukurannya enak buat dibawa ke kampus atau co-working space
5. 60%: Buat yang Suka Minimalis

Kalau kamu termasuk content creator yang suka setup bersih dan minimalis, keyboard 60% bisa jadi pilihan menarik. Tapi inget, kamu harus siap kehilangan banyak tombol, termasuk arrow keys, tombol navigasi, dan F-row. Semua itu dialihkan ke kombinasi fn layer.
Buat sebagian orang, konsep ukuran keyboard mechanical seperti ini bisa mengganggu workflow. Tapi buat kamu yang sudah terbiasa pakai shortcut layer atau lebih mengandalkan mouse untuk editing, ini bisa jadi solusi space-saving yang maksimal.
Catatan penting dari ukuran keyboard mechanical 60%:
- Gaya minimalis, cocok buat meja kecil
- Perlu adaptasi dengan kombinasi tombol Fn
- Nggak cocok untuk kerja yang butuh banyak shortcut langsung
6. 40%: Super Compact, Super Niche
Ukuran 40% biasanya hanya digunakan oleh hardcore keyboard enthusiast. Buat content creator pemula atau yang biasa kerja cepat, ini bukanlah ukuran keyboard mechanical yang nyaman karena kamu harus hafal banyak kombinasi tombol. Tapi buat kamu yang suka tantangan dan pengen bikin setup yang benar-benar beda, keyboard ini punya daya tarik tersendiri.
Keyboard ini bahkan nggak punya angka di baris atas, semua harus diakses lewat layer. Butuh waktu dan kesabaran buat adaptasi, tapi hasilnya bisa bikin workflow kamu jauh lebih efisien kalau sudah terbiasa.
7. 1800 Compact (96%): Solusi Buat yang Butuh Numpad tapi Hemat Tempat

Ukuran keyboard mechanical satu ini lumayan underrated. Dia tetap punya numpad kayak full-size, tapi semua tombolnya disusun lebih rapat, jadi ukurannya mendekati TKL. Buat kamu yang suka pakai numpad untuk input data atau shortcut software tertentu, tapi nggak punya meja luas, ini bisa jadi sweet spot.
Contoh keyboard 1800 compact yang cukup populer adalah Keychron K4. Selain ukurannya hemat tempat, layout-nya juga familiar buat kamu yang biasa pakai full-size keyboard.
8. Ortholinear dan Split: Pilihan Ergonomis Buat Marathon Editing
Buat kamu yang kerja di depan laptop atau PC selama berjam-jam, masalah kesehatan seperti pergelangan tangan sakit atau bahu pegal itu real banget. Nah, ukuran keyboard mechanical seperti ortholinear dan split keyboard ini hadir buat solusi ergonomis.
Ortholinear punya layout grid rapi, semua tombol sejajar. Sedangkan split keyboard bisa dipisah dua sisi, bikin tangan kamu lebih natural saat ngetik. Ini penting banget buat kamu yang sering nulis skrip panjang atau ngetik banyak teks untuk caption, artikel, atau skrip konten.
Pada akhirnya, memilih ukuran keyboard mechanical yang pas buat content creator itu soal preferensi dan kebutuhan kerja. Nggak ada ukuran yang benar-benar paling bagus—semuanya tergantung kamu. Apakah kamu lebih nyaman pakai keyboard besar dengan banyak tombol, atau justru lebih suka setup minimalis yang ringkas?
Yang penting, kamu tahu apa yang kamu butuhkan, nyaman saat pakai, dan bisa bantu kamu makin produktif saat bikin konten. Jadi, yuk pertimbangkan ulang keyboard kamu sekarang. Siapa tahu, ganti layout bisa jadi langkah kecil yang bawa dampak besar ke workflow kamu sebagai content creator.
Kalau kamu masih bingung, boleh banget share workflow kamu dan saya bantu rekomendasiin ukuran yang cocok. Jangan sampai ukuran keyboard jadi penghalang kamu buat jadi kreator yang lebih produktif!