Ada dua program monetasi TikTok yang cuan banget, yaitu Affiliate TikTok dan TikTok Shop. Nah, meski memang cukup menghasilkan, tapi kadang masih ada konten kreator yang bingung dengan perbedaan affiliate TikTok dan TikTok Shop.
Daftar Isi:
ToggleMeski memang dua fitur ini sama-sama bisa menghasilkan uang, tapi cara mainnya beda banget. Kalau kamu asal pilih tanpa paham perbedaan Affiliate TikTok dan TikTok Shop, bisa-bisa strategi monetisasi kamu jadi kurang maksimal. Nah, makanya di sini saya akan beri tahu dasar perbedaan Affiliate TikTok dan TikTok Shop supaya kamu bisa menentukan langkah yang paling pas sesuai gaya dan tujuan kamu sebagai kreator. Yuk, kita bahas tuntas biar kamu nggak salah langkah dan bisa maksimalkan peluang cuan di TikTok!
Apa Itu TikTok Affiliate dan TikTok Shop

Sebelum kita masuk ke perbedaan Affiliate TikTok dan TikTok Shop, saya mau ajak kamu kenalan dulu sama dua fitur ini. Singkatnya begini:
- TikTok Shop adalah fitur e-commerce untuk jualan produk langsung di aplikasi TikTok. Jadi, kamu bisa upload produk, atur harga, kelola stok, dan proses pesanan tanpa harus keluar dari aplikasi. Semua transaksi, mulai dari promosi, pembelian, sampai pengiriman, bisa kamu kelola di satu tempat. TikTok Shop ini cocok banget buat kamu yang udah punya produk fisik dan pengen membangun brand sendiri di TikTok.
- Sementara itu, TikTok Affiliate adalah program untuk kreator mempromosikan produk dari TikTok Shop tanpa harus punya produk sendiri. Kamu cukup pilih produk yang mau dipromosikan, bikin konten yang menarik, dan tempel link afiliasi atau “keranjang kuning” di video kamu. Kalau ada yang beli lewat link itu, kamu dapat komisi. TikTok Affiliate ini jadi solusi buat kamu yang pengen cuan dari TikTok tanpa ribet urus stok atau pengiriman.
Perbedaan Affiliate TikTok dan TikTok Shop
Nah, sekarang kita masuk ke inti pembahasan, apa saja sih perbedaan Affiliate TikTok dan TikTok Shop? Dari luar, dua fitur ini memang sama-sama bisa menghasilkan uang, tapi kalau kamu lihat lebih dalam, ada beberapa aspek yang bikin keduanya beda banget. Mulai dari model bisnis, cara kerja, sampai potensi penghasilan, semuanya punya karakteristik sendiri.
Dengan tahu perbedaan Affiliate TikTok dan TikTok Shop, kamu bisa lebih mudah menentukan strategi, mengatur waktu, dan memaksimalkan potensi penghasilan sesuai dengan keahlian dan sumber daya yang kamu punya.
Model Bisnis

Perbedaan Affiliate TikTok dan TikTok Shop yang pertama ada di model bisnisnya. TikTok Shop itu ibarat kamu punya toko sendiri di TikTok. Kamu jualan produk milikmu sendiri, atur harga, kelola stok, dan urus pengiriman. Semua kontrol ada di tangan kamu. Sementara TikTok Affiliate, kamu jadi “makelar” atau promotor produk orang lain. Kamu nggak perlu punya produk, cukup promosiin produk yang sudah ada di TikTok Shop, dan dapat komisi dari setiap penjualan yang terjadi lewat link kamu.
Cara Kerja
Dari segi cara kerja, TikTok Shop mengharuskan kamu untuk daftar sebagai seller, upload produk, dan aktif promosi lewat video atau live streaming. Kalau ada yang beli, kamu harus proses pesanan dan kirim barang ke pembeli. Di sisi lain, TikTok Affiliate lebih simpel. Kamu tinggal daftar sebagai affiliator, pilih produk yang mau dipromosikan, lalu bikin konten yang menarik. Kalau ada yang beli lewat link afiliasi kamu, komisi langsung masuk ke akun kamu.
Peran Pengguna

Perbedaan Affiliate TikTok dan TikTok Shop juga terlihat dari peran penggunanya. Di TikTok Shop, kamu berperan sebagai penjual sekaligus pengelola toko. Semua urusan stok, harga, pengiriman, sampai customer service ada di tangan kamu. Sedangkan di TikTok Affiliate, kamu cuma fokus jadi kreator konten. Tugas kamu cuma promosiin produk lewat video, review, atau live, tanpa harus pusing urus stok atau pengiriman.
Target Audiens
TikTok Shop lebih cocok buat kamu yang udah punya produk fisik dan pengen membangun brand sendiri. Target audiensnya adalah pembeli langsung yang memang butuh produk kamu. Sementara TikTok Affiliate lebih pas buat kreator yang punya banyak followers dan pengen monetisasi audiensnya dengan cara promosiin produk orang lain. Jadi, kamu bisa fokus bikin konten yang relate sama followers tanpa harus mikirin operasional toko.
Sistem Penghasilan

Di TikTok Shop, penghasilan kamu berasal dari margin penjualan produk. Semakin banyak produk yang terjual, semakin besar keuntungan yang kamu dapat. Tapi, kamu juga harus siap dengan risiko stok nggak laku atau retur barang. Di TikTok Affiliate, penghasilan kamu murni dari komisi penjualan. Besaran komisi biasanya ditentukan oleh penjual atau platform, dan bisa bervariasi tergantung produk yang kamu promosikan.
Syarat dan Proses Pendaftaran
Untuk TikTok Shop, kamu harus daftar sebagai seller di TikTok Seller Center, upload dokumen, dan verifikasi identitas. Setelah itu, kamu bisa mulai upload produk dan jualan. Sementara untuk TikTok Affiliate, kamu cukup daftar lewat aplikasi TikTok, pilih produk yang mau dipromosikan, dan mulai bikin konten. Biasanya ada syarat minimal followers, tapi lebih fleksibel dibanding TikTok Shop.
Risiko dan Hambatan
TikTok Shop punya risiko lebih besar karena kamu harus urus stok, pengiriman, dan customer service. Kalau ada masalah di salah satu proses, reputasi toko kamu bisa kena imbasnya. Di TikTok Affiliate, risikonya lebih kecil karena kamu nggak perlu urus operasional. Tapi, tantangannya ada di persaingan antar affiliator dan kemampuan kamu bikin konten yang menarik supaya link kamu diklik dan terjadi penjualan.
Cara Daftar dan Tips Memaksimalkan Fitur

Sebelum kamu memutuskan mau fokus di TikTok Shop atau TikTok Affiliate, berarti kamu juga harus tahu cara daftarnya dan tips biar hasilnya maksimal. Perbedaan Affiliate TikTok dan TikTok Shop juga terlihat dari proses pendaftarannya yang beda jalur.
Kalau kamu mau daftar TikTok Shop:
- Masuk ke TikTok Seller Center lewat website resmi.
- Daftar pakai akun TikTok atau email.
- Lengkapi data toko, alamat, dan dokumen identitas.
- Upload produk yang mau dijual.
- Tunggu verifikasi dari TikTok, biasanya butuh beberapa hari kerja.
- Setelah disetujui, kamu bisa mulai jualan dan promosiin produk lewat video atau live.
Kalau kamu mau jadi TikTok Affiliate:
- Login ke aplikasi TikTok.
- Masuk ke menu “Shop” atau “E-commerce Creator Center”.
- Pilih produk yang mau dipromosikan dari katalog TikTok Shop.
- Lengkapi data diri dan verifikasi.
- Setelah disetujui, kamu bisa mulai bikin konten dan tempel link afiliasi di video kamu.
- Pantau komisi yang masuk dari setiap penjualan lewat link kamu.
Tips dari saya, sebelum kamu terjun ke salah satunya, pastikan kamu sudah riset produk dan niche yang sesuai dengan audiens kamu. Jangan asal pilih produk, karena semakin relevan produk yang kamu promosikan dengan followers kamu, semakin besar peluang terjadi penjualan. Selain itu, manfaatkan laptop yang mumpuni seperti ASUS Vivobook 14 (M1407) Copilot+ PC buat editing video, riset data, dan multitasking biar kerjaan kamu makin lancar dan hasil konten makin maksimal.
Jadi, itulah penjelasan lengkap tentang perbedaan Affiliate TikTok dan TikTok Shop dari sudut pandang content creator. Intinya, dua fitur ini sama-sama bisa jadi ladang cuan, tapi cara main dan tantangannya beda. Kalau kamu suka tantangan, punya produk sendiri, dan siap urus operasional, TikTok Shop bisa jadi pilihan yamg bagus. Tapi kalau kamu lebih suka fokus bikin konten, nggak mau ribet urus stok, dan pengen penghasilan yang lebih fleksibel, TikTok Affiliate adalah jalur yang tepat.
Pahami perbedaan Affiliate TikTok dan TikTok Shop supaya kamu bisa menentukan strategi yang paling pas buat diri kamu. Jangan lupa, apapun pilihanmu, pastikan kamu pakai perangkat yang mendukung produktivitas, seperti ASUS Vivobook 14 (M1407) Copilot+ PC yang sudah dilengkapi fitur AI dan performa kencang buat editing, live streaming, sampai riset data. Dengan strategi yang tepat dan tools yang mumpuni, peluang sukses di TikTok makin terbuka lebar. Selamat mencoba dan semoga cuan kamu makin deras!












