🎉 ASUS No.1 Quality & Service Challenge! Deadline 30 April 2026 🎉 👉 Ikuti lomba sekarang
ZenCreator
No Result
View All Result
  • Contents
  • News
  • Event
  • Promotion
  • Review
  • Tips
  • Video
    • TVC
PRICING
SUBSCRIBE
  • Contents
  • News
  • Event
  • Promotion
  • Review
  • Tips
  • Video
    • TVC
No Result
View All Result
ZenCreator
No Result
View All Result

8 Cara Pakai StoryCube untuk Mengelola File Lebih Pintar dengan AI

Listiorini Ajeng Purvashti by Listiorini Ajeng Purvashti
18-05-2026
Reading Time: 9 mins read
0
Cara Pakai StoryCube 1

Coba deh sesekali mengulik semua fitur yang ada di laptop ASUS, kamu pasti bakal menemukan fitur yang namanya StoryCube. Jadi, apa itu StoryCube? Bagaimana cara pakai StoryCube? Apa fungsinya?

Daftar Isi:

Toggle
    • RELATED POSTS
    • 6 Telegram Video Downloader
    • Ukuran Header Google Form Terbaru 2025, Jangan Sampai Salah, ya!
    • 6 Perbedaan CapCut PC dan Android, Lebih Bagus yang Mana?
  • Cara Pakai StoryCube dan Fungsinya
    • 1. Cara Pakai StoryCube untuk Memulai dan Mengimpor Media
    • 2. Cara Pakai StoryCube untuk Mengumpulkan File dari Banyak Sumber
    • 3. Cara Pakai StoryCube untuk Mengelola GoPro dan Konten 360
    • 4. Cara Pakai StoryCube untuk Album AI: Orang, Adegan, dan Kenangan
    • 5. Cara Pakai StoryCube untuk Mencari File Lebih Cepat
    • 6. Cara Pakai StoryCube dengan Tampilan Grid, Timeline, dan Map
    • 7. Cara Pakai StoryCube untuk Rename, Tag, Favorit, dan Kompres File
    • 8. Cara Pakai StoryCube untuk Editing Ringan

RELATED POSTS

6 Telegram Video Downloader

Ukuran Header Google Form Terbaru 2025, Jangan Sampai Salah, ya!

6 Perbedaan CapCut PC dan Android, Lebih Bagus yang Mana?

Sebenarnya StoryCube sendiri adalah aplikasi manajemen aset digital berbasis AI dari ASUS yang dirancang sebagai pusat media pintar serba ada. Fungsinya cukup luas: mengimpor file dari berbagai sumber, mengelompokkan media berdasarkan orang atau adegan, mencari file pakai teks atau gambar, memberi tag, mengganti nama file, mengompres, sampai membantu proses editing ringan seperti crop, trim, dan adjustment.

Yang menarik, StoryCube juga punya integrasi dengan GoPro. Jadi kalau kamu sering bikin konten travel, olahraga, outdoor, motovlog, atau dokumentasi kegiatan yang pakai action cam, aplikasi ini bisa membantu transfer, preview, dan pengelolaan footage GoPro, termasuk file besar seperti video 8K 360 dari GoPro Cloud. AI di dalam StoryCube juga bisa membantu mengategorikan wajah, scene, dan aktivitas populer. Memang, hasil AI tidak selalu 100% sempurna, tapi sebagai “asisten sortir awal”, fitur ini sangat membantu untuk mempercepat pekerjaan yang biasanya melelahkan.

Cara Pakai StoryCube dan Fungsinya

Sebelum masuk ke tutorial cara pakai StoryCube, kamu harus paham bahwa StoryCube sebagai pusat kerja media: semua file dari kamera, smartphone, GoPro, cloud, kartu SD, dan folder lokal dikumpulkan, lalu dirapikan dengan AI, tag, filter, dan tampilan visual seperti grid, timeline, atau peta. Dengan begitu, kamu tidak lagi bergantung pada nama file acak seperti IMG_3829.JPG atau GX010088.MP4 yang sering bikin pusing saat deadline.

Sebagai content creator, saya melihat StoryCube cocok dipakai untuk tiga kebutuhan utama.

  • Pertama, mengumpulkan file dari banyak sumber.
  • Kedua, menemukan file dengan cepat.
  • Ketiga, menyiapkan file sebelum masuk ke aplikasi editing seperti Adobe Premiere Pro, DaVinci Resolve, CapCut, atau Clipchamp.

Jadi, kalau kamu sering mengerjakan konten harian, vlog panjang, reels, dokumentasi event, product shoot, atau konten brand, memahami cara pakai StoryCube bisa memangkas banyak pekerjaan administratif yang sering tidak kelihatan tapi makan waktu.

1. Cara Pakai StoryCube untuk Memulai dan Mengimpor Media

Fitur yang Ada di StoryCube ASUS - Cara Pakai StoryCube dan Fungsinya

Langkah pertama dalam cara pakai StoryCube adalah membuka aplikasinya dan memasukkan media yang ingin kamu kelola. StoryCube tersedia untuk komputer ASUS tertentu dengan Windows 11 atau lebih tinggi, jadi pastikan dulu laptopmu kompatibel dengan fitur StoryCube, ya. Cara pakainya:

  • Cari StoryCube lewat kolom pencarian Windows.
  • Buka aplikasinya.
  • Klik “Saya mengerti” saat muncul halaman sambutan.
  • Ikuti panduan fitur singkat jika kamu baru pertama kali memakai.
  • Klik “Mulai” untuk impor media.
  • Pilih folder berisi foto, video, atau audio.
  • Klik “Pilih Folder”.

Saran saya, mulai dari satu folder dulu, misalnya “Footage Bali Trip” atau “Konten Januari 2026”. Dalam cara pakai StoryCube, impor bertahap lebih aman supaya proses AI tidak terlalu berat dan kamu bisa mengecek struktur folder dengan rapi. StoryCube mendukung format seperti jpg, jpeg, heic, mp4, mov, 360, dan mp3, meski file .360 punya batasan untuk editing langsung.

2. Cara Pakai StoryCube untuk Mengumpulkan File dari Banyak Sumber

Sebagai creator, file kamu biasanya tersebar di banyak tempat: kamera, HP, GoPro, cloud, hard disk, atau kartu SD. Nah, cara pakai StoryCube yang paling terasa manfaatnya adalah menjadikan aplikasi ini sebagai satu tempat untuk mengumpulkan semua aset tersebut. StoryCube bisa membantu mengimpor media dari:

  • Folder lokal di laptop atau PC ASUS.
  • Kamera profesional dan action camera.
  • Smartphone lewat integrasi seperti GlideX.
  • Kartu SD, USB flash drive, dan hard drive eksternal.
  • Cloud seperti OneDrive, iCloud Photos, Google Photos, dan GoPro Cloud.
  • GoPro Media Library untuk pengguna GoPro Premium.

Biar lebih rapi, buat folder tujuan yang jelas sebelum impor, misalnya “Client_A_Footage” atau “Project_Reels_Kopi”. Dengan cara pakai StoryCube seperti ini, kamu lebih gampang mencari file lama, bikin highlight, atau memakai ulang footage untuk konten baru.

3. Cara Pakai StoryCube untuk Mengelola GoPro dan Konten 360

Cara Pakai StoryCube 1

Kalau kamu pengguna GoPro, cara pakai StoryCube makin membantu karena aplikasi ini punya integrasi dengan GoPro. Kamu bisa mengakses GoPro Cloud, mengimpor footage, mempratinjau konten, dan mengatur file langsung dari StoryCube. Kurang lebih begini caranya:

  • Klik menu “Impor”.
  • Pilih “GoPro – Media Library”.
  • Login dengan akun GoPro.
  • Pilih file yang ingin diimpor.
  • Tentukan folder penyimpanan.
  • Klik impor.
  • Untuk file .360, pilih konversi ke .MP4 jika ingin diedit.

Catatannya, GoPro Cloud membutuhkan akun GoPro Premium dan proses impor tergantung koneksi internet. Untuk file .360, StoryCube bisa mempratinjau dalam mode panorama, tapi editing lebih fleksibel biasanya perlu konversi ke .MP4 atau memakai GoPro Player.

4. Cara Pakai StoryCube untuk Album AI: Orang, Adegan, dan Kenangan

Salah satu fitur paling menarik dalam cara pakai StoryCube adalah Album AI. Fitur ini membantu menganalisis media yang kamu impor, lalu mengelompokkannya berdasarkan orang, adegan, atau momen tertentu. Buat creator, ini sangat membantu saat harus kurasi banyak footage. Fungsi utama Album AI antara lain:

  • Orang: mengelompokkan foto atau video berdasarkan wajah.
  • Adegan: mengelompokkan media berdasarkan scene atau aktivitas.
  • Kenangan: membuat kumpulan highlight dari media yang diimpor.
  • AI scene categorization: mengenali beberapa kategori aktivitas populer.
  • Face recognition: membantu menemukan media berisi orang tertentu.

Kamu cukup masuk ke menu “Album AI” dan tunggu proses analisis selesai. Dalam cara pakai StoryCube, fitur ini bisa mempercepat seleksi awal, tapi tetap perlu dicek manual karena pengenalan AI tidak selalu 100% akurat.

5. Cara Pakai StoryCube untuk Mencari File Lebih Cepat

Cara Pakai StoryCube 2

Kalau kamu sering lupa nama file, cara pakai StoryCube untuk pencarian akan terasa sangat membantu. StoryCube mendukung pencarian berbasis teks, gambar, tag, filter, timeline, dan lokasi. Beberapa cara mencari file:

  • Ketik kata kunci atau deskripsi di kolom pencarian.
  • Gunakan search by image untuk mencari visual yang mirip.
  • Pakai custom tag untuk file penting.
  • Filter berdasarkan favorit atau file yang sudah diedit.
  • Gunakan timeline untuk mencari berdasarkan waktu.
  • Gunakan map view jika file punya data GPS.

Misalnya kamu butuh footage “sunset di pantai”, kamu bisa mencari dengan deskripsi yang relevan. Dalam cara pakai StoryCube, kebiasaan memberi tag seperti “thumbnail”, “b-roll”, “drone”, atau “client approved” juga akan sangat membantu saat project makin banyak.

6. Cara Pakai StoryCube dengan Tampilan Grid, Timeline, dan Map

Cara pakai StoryCube juga lebih maksimal kalau kamu memanfaatkan pilihan tampilan. Ada Grid View, Timeline View, dan Map View yang masing-masing punya fungsi berbeda. Grid View cocok untuk kurasi visual karena kamu bisa melihat banyak thumbnail sekaligus. Timeline View cocok untuk menyusun cerita berdasarkan urutan waktu, misalnya vlog perjalanan atau dokumentasi event. Map View cocok untuk konten travel karena bisa menampilkan lokasi pengambilan file, selama media punya data GPS.

Tips singkatnya:

  • Pakai Grid View untuk memilih visual terbaik.
  • Pakai Timeline View untuk menyusun alur cerita.
  • Pakai Map View untuk konten berbasis lokasi.
  • Kombinasikan Grid dan Timeline untuk vlog panjang.
  • Gunakan tag setelah menemukan file yang masuk shortlist.

Dengan cara pakai StoryCube seperti ini, proses sortir tidak terasa seperti bongkar gudang digital, tapi lebih mirip menyusun bahan cerita yang siap diedit.

7. Cara Pakai StoryCube untuk Rename, Tag, Favorit, dan Kompres File

Cara Pakai StoryCube 3

Penamaan file sering dianggap sepele, padahal bisa menyelamatkan kamu saat revisi atau kolaborasi. Dalam cara pakai StoryCube, kamu bisa rename file, memberi tag, menandai favorit, dan mengompres media dengan lebih praktis. Contoh pola nama file yang bisa kamu pakai:

  • BrandA_ProductShoot_001
  • BaliTrip_Broll_Beach_001
  • ClientX_Reels_Cutaway_001
  • GoPro_Hiking_Timeline_001
  • Thumbnail_Youtube_Episode05_001

Tag bisa dipakai untuk memberi konteks seperti “b-roll”, “opening shot”, “slow motion”, atau “final”. Favorit berguna untuk menandai file terbaik. Sementara fitur kompres cocok untuk membuat file preview atau versi ringan, tapi sebaiknya simpan di folder terpisah agar file asli tidak tertimpa.

8. Cara Pakai StoryCube untuk Editing Ringan

StoryCube bukan pengganti software editing utama, tapi cara pakai StoryCube untuk editing ringan tetap berguna sebelum file masuk ke Premiere Pro, DaVinci Resolve, CapCut, atau aplikasi lain. Kamu bisa melakukan crop, rotasi, adjustment, trim video, dan penyuntingan dasar. Fitur editing ringan yang bisa kamu manfaatkan:

  • Crop gambar sesuai rasio.
  • Rotasi foto atau video.
  • Atur brightness pada gambar.
  • Trim footage mentah.
  • Simpan hasil edit sebagai file baru.

Hal paling penting, kalau ingin aman, pilih “Simpan Sebagai” agar file asli tetap utuh. Jadi StoryCube bisa kamu jadikan ruang sortir dan pra-edit sebelum masuk ke workflow editing utama.

Jadi, kalau melihat semua cara pakai StoryCube, jelas fitur ini bisa membantu kamu mengelola file konten dengan lebih rapi, cepat, dan praktis. Dari impor media, pencarian AI, Album AI, tag, favorit, sampai editing ringan, semuanya bisa memangkas waktu kerja yang biasanya habis untuk mencari dan memilah file.

Cara ini cukup akurat untuk membantu workflow creator, meski hasil AI tetap perlu dicek ulang karena tidak selalu 100% tepat. Kalau kamu ingin pengalaman yang lebih nyaman, memakai laptop ASUS seperti Zenbook S14 OLED UX5406AA juga bisa jadi pilihan menarik untuk mendukung kerja kreatif harian. Tertarik?

Read More
Tags: Tips
ShareSendShareShare
  • Sale! ASUS Vivobook S14 S3407QA

    ASUS Vivobook S14 S3407QA – IPSP151M – Matte Gray

    13.599.000  Original price was: 13.599.000 .10.069.050 Current price is: 10.069.050 .
    BUY
  • Sale! ASUS Vivobook S14 M3407HA

    ASUS Vivobook S14 M3407HA Ryzen 7 260 1TB SSD 16GB WUXGA IPS Win11+OHS

    15.799.000  Original price was: 15.799.000 .13.364.000 Current price is: 13.364.000 .
    BUY
  • Sale! ASUS Vivobook S14 S3407CA Ultra 5 225H 1TB SSD 16GB WUXGA IPS Win11+OHS

    ASUS Vivobook S14 S3407CA Ultra 5 225H 1TB SSD 16GB WUXGA IPS Win11+OHS

    15.499.000  Original price was: 15.499.000 .12.064.000 Current price is: 12.064.000 .
    BUY
Listiorini Ajeng Purvashti

Listiorini Ajeng Purvashti

Listiorini Ajeng Purvashti adalah penulis dan editor berpengalaman yang telah memulai karir menulisnya sejak 2017. Dengan latar belakang yang kaya, ia telah berkontribusi pada berbagai website seperti Urbandigital, Showpoiler, Carisinyal, Diajartekno, ReviewBukalapak, OSCAS ID, Digitalic ID dan banyak lagi, serta pernah menjabat sebagai chief editor untuk Showpoiler, Keluyuran, dan Kamini. Listiorini juga mengelola blog pribadi yang berfokus pada Korean Culture, www.hobihepi.com, serta blog tekno yang bertema game, www.playeatsleep.fun. Sebagai pecinta buku yang serius, ia mengasah skill menulisnya melalui kegiatan membaca lintas genre dan aktif sebagai Bookstagram dan Booktokers dengan username @listioriniap.

Artikel Terkait

Cara Pakai MuseTree dan Fungsinya 1
Tips

8 Cara Pakai MuseTree dan Fungsinya di Laptop ASUS

16/05/2026
Cara Pakai OMNI 1
Tips

8 Fungsi OMNI di Laptop ASUS, Virtual Asisten Memudahkan Produktivitas

14/05/2026
Cara Pakai OMNI 2.png
Tips

10 Cara Pakai OMNI, Asisten Virtual untuk Laptop ASUS

12/05/2026
Cara Update BIOS Laptop ASUS 3
Tips

4 Cara Update BIOS Laptop ASUS dengan Langkah Paling Mudah

28/04/2026
Cara Download Driver Laptop ASUS 2.png
Tips

4 Cara Download Driver Laptop ASUS yang Paling Mudah

26/04/2026
Perbedaan TikTok Biasa dan TikTok Lite 3
Tips

7 Perbedaan TikTok Biasa dan TikTok Lite, Bisa Monetasi?

22/04/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

5 Cara Mengatasi Microphone Zoom Tidak Berfungsi di Laptop

5 Cara Mengatasi Microphone Zoom Tidak Berfungsi di Laptop

07/06/2022
Perbedaan Influencer dan KOL 1

7 Perbedaan Influencer dan Kol, Serupa Tapi Tak Sama

17/09/2024
cara bikin cv di hp

Cara Bikin CV di HP dengan Mudah dan Cepat

14/09/2023

Popular Stories

  • ASUS No. 1 Quality & Service Challenge

    ASUS No. 1 Quality & Service Challenge: Saatnya Kreativitasmu Naik Kelas!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Aplikasi Online untuk Menulis Not Balok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Telegram Video Downloader

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ukuran Header Google Form Terbaru 2025, Jangan Sampai Salah, ya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2 Cara Membuat Rangkuman Dari Video YouTube, Bisa Pakai AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ZenCreator

Bergabunglah bersama ZenCreator Community Indonesia. Banyak event keren & tips lainnya untuk Creator khusus untuk ZenFans & ZenCreator.

Recent Posts

  • 8 Cara Pakai StoryCube untuk Mengelola File Lebih Pintar dengan AI
  • 8 Cara Pakai MuseTree dan Fungsinya di Laptop ASUS
  • Pengumuman Pemenang ASUS No. 1 Quality & Service Challenge

Categories

  • Contents
  • Event
  • Lomba Video Islamic Community 2022
  • News
  • Promotion
  • Review
  • Tips
  • TVC
  • Video

© 2024 Zencreator - Unlock Your Creativity.

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2024 Zencreator - Unlock Your Creativity.